Al-Quran

Makna Kedekatan Tuhan

23
×

Makna Kedekatan Tuhan

Sebarkan artikel ini

Makna Kedekatan Tuhan

بسم الله الرحمن الرحيم

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. (Q.S Al-Baqarah:186).

Masih pada ayat yang kemarin, namun sekarang berlanjut pada kalimat قريب yang ada dalam ayat diatas.
Apa makna قريب?
Kata قريب (dekat) terdapat dua macam makna: dekat secara takwini dan dekat secara ruh.

Pertama القرب التكويني atau dekat secara takwini. Maknanya adalah bahwa Allah SWT dekat kepada setiap makhluk-Nya lebih dari diri makhluk-Nya. Allah SWT Berfirman:

وَنَحْنُ أَقْرَبُ إليه مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ
“dan kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya”. (Q.S Qaf:16).

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ
“Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah SWT membatasi antara manusia dan hatinya”. (Q.S Al-Anfal:24).
Dan Dia (Allah SWT) lebih dekat dari pada hatimu, dan lebih dekat dari pada dirimu.

Kedua القرب الروحي atau dekat secara ruh. Dan ruh tersebut adalah ruh rahmah (kasih sayang). Allah SWT Berfirman :

إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ
“sesungguhnya Rahmat Allah SWT amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik”. (Q.S Al-A’raf:56).

Allah SWT dekat kepada setiap makhluq-Nya, akan tetapi dalam ayat ini Allah SWT amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. Kedekatan ini atau yang disebut dengan القرب الروحي lebih Allah khususkan dari pada kedekatan takwini. Kedekatan secara ruh bersandingan dengan Rahmat dan Inayah-Nya. Allah SWT mengibaratkan mereka dalam firman-Nya yang berbunyi :

إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ اللَّهَ يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ
“Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah SWT. Tangan Allah SWT di atas tangan mereka”. (Q.S Al-Fatah:10)

Ini merupakan ungkapan kinayah dari pada kedekatan secara ruh. Dan kedekatan ini mengisyaratkan kepada Ayat yang berbunyi:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عني
Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku”. (Q.S Al-Baqarah:186).

Ayat ini menyampaikan bahwasanya hamba allah SWT adalah yang merima dan menuju Allah SWT dan mereka adalah yang menerima dan menjalankan segala perintah-Nya. Dan mereka ketika meminta dan memohon kepada Allah SWT, maka Allah SWT amat dekat kepadanya dan lebih dekat dari pada diri hamba-Nya. Kedekatan ini bukanlah kedekatan secara takwini, karena kedekatan takwini adalah kedekatan kepada setiap makhluk-Nya, mlainkan kedekatan dalam ayat ini adalah kedekatan dengan Rahmat dan Inayah-Nya atau yang disebut dengan kedekatan secara ruh. Karena ayat ini merupakan bentuk dari kedekatan secara ruh maka Allah SWT meneruskan firman-Nya :

أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
“Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku”.

Pengabulan doa ini merupakan bentuk dari pada RahmatNya dan Inayah-Nya. Mengapa Allah berkata dalam ayat tersebut ( دعان إذا ) apabila ia memohon kepada-ku? Hal ini ingin menjelaskan bahwa Allah SWT mengabulkan doa khusus dari orang yang dikhuskan (dekat secara ruh), bukan mengabulkan segala doa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ قُوۤا۟…

Al-Quran

Memberi nafkah secara secara diam-diam ataupun secara terang-terangan…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الحيم  يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا…

Al-Quran

Pendidikan Diriwayatkan dari Nabi SAW, kala itu Nabi…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ فِیۤ…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَّقَدۡ كُنتَ فِی غَفۡلَةࣲ…