Menjaring Syafaat Dengan Persaudaraan
Rasulullah SAWW bersabda:
إسْتَكْثِرُوا مِنْ الْإِخْوَانِ؛ فَإِنَّ لِكُلِّ مُؤْمِنٍ شَفَاعَةً يَومَ القِيَامَةِ
“Perbanyaklah saudara! Karena sesungguhnya setiap orang mukmin memiliki syafaat pada hari kiamat”
Sebuah keharusan seorang muslim untuk bersyukur penuh, jika dalam kehidupan sesingkat ini memiliki saudara (mukmin) atau sahabat yang tulus dan ikhlas. Karena ini akan menjadi salah satu rahmat yang nampak dari Maha Penyayang, Allah SWT. Maka dia tidak boleh menghianatinya (saudaranya mukmin), menyakiti hatinya, menipunya hingga menzaliminya.
Dijelaskan oleh Imam Ali a.s bahwa hendaknya kita bergaul dengan saudara-saudara yang tulus dan memperbanyak mencari mereka. Karena sesunggguhnya mereka adalah pelengkap pada saat lapang dan perisai sewaktu terjadi bencana. Lebih dari itu semua, bisa jadi mereka (persaudaraan dan pertemanan yang kita jalin) termasuk sebab syafaat kita menuju surga-Nya.













