Hadis

Ahlulbait adalah Perahu Keselamatan 

32
×

Ahlulbait adalah Perahu Keselamatan 

Sebarkan artikel ini

Ahlulbait adalah Perahu Keselamatan 

 

Ahlulbait a.s dihadist yang lain yang merupakan hadist yang shahih, juga banyak periwayat yang meriwayatkan bahwa mereka adalah perahu keselamatan ummat Muhammad. Dan hal ini telah disampaikan langsung oleh Rasulullah SAW. Beliau bersabda :

 

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ : ” مَثَلُ أَهْلِ بَيْتِي كَمَثَلِ سَفِينَةِ نُوحٍ , مَنْ رَكِبَ فِيهَا نَجَا , وَمَنْ تَخَلَّفَ عَنْهَا غَرِقَ ” .

Artinya: “ Perumpamaan atau kedudukan Ahlul Bait-ku itu seperti kapalnya Nabi Nuh, barangsiapa yang naik di dalamnya, ia akan selamat, dan barangsiapa yang enggan dan terlambat, ia akan celaka.”

 

Ibnu hajar berkomentar yang isinya sebagaimana berikut:

Ibnu hajar berkata, ” Dan sisi penyerupaan/disamakannya Ahlulbait dengan bahtera Nuh dalam hadis-hadis yang telah lewat adalah: barang siapa mencintai mereka, mengagungkan mereka sebagai terima kasih atas nikmat yang diberikan oleh pengagung mereka SAW. Dan mengambil petunjuk dengan bimbingan ulama dari mereka, pastilah ia selamat dari kegelapan penentangan (agama).  Dan barang siapa meninggalkannya (enggan menaiki bahtera) pastilah ia akan tenggelam dalam lautan kekafiran nikmat dan binasa dalam gurun pasir penyimpangan/penentangan.

Jelas sekali bahwa perkara Ahlulbait a.s yang Nabi tinggalkan kepada ummatnya merupakan penyelamat dari segala bentuk penentangan dan penyimpangan. Sampai-sampai dengan jelas Nabi ibaratkan mereka dengan bahtera Nabi Nuh a.s yang dapat mengangkut siapa saja yang ingin menaikinya. Kepada siapa kita akan berlindung demi keselamatan kita kalau bukan berpegang teguh kepada mereka Ahlulbait Nabi SAW! Siapa saja akan tenggelam dan binasa bagi orang yang tidak berpegang kepada Ahlulbait, walaupun mereka mencari tempat perlindungan yang bagi mereka memberi keamanan. 

Maka dapat disimpulkan bahwa Ahlulbait a.s adalah tali penghubung ummat Muhammad kepada Tuhannya. Jika Allah memerintahkan Nabi untuk menyampaikan wahyu kepada ummatnya yang berbunyi” jika kalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku.” Maka Nabi pula berkata kepada setiap ummatnya” siapa yang cinta kepadaku maka ikutilah Ahlulbaitku”.  Disamping itu, mereka Ahlulbait merupakan nikmat terbesar yang wajib kita syukuri. Yang dengannya kita tertuntun kepada petunjuk yang jelas yang akan mengantarkan kita kepada keselamatan.  Siapa saja yang menentangnya, maka ia telah menentang syariat Allah yang disampaikan Rosulullah SAW. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hadis

Pendidikan    Sebagian besar dari orang tua yang…