Yang Terlanjur Hidup, Pasti Mati
Amirul Mu’minin Sayyidina Ali a.s:
لكل حياة أجل
“Pada setiap kehidupan akan menghadapi kematian.”
Semesta menyimpan ragam kehidupan, mulai tumbuhan, hewan, manusia, bahkan sel yang terlihat kasap mata, dan semua hidup, tumbuh, dan akan berakhir pada satu titik, Mati.
Bagian dari kausa, semua yang hidup akan tumbuh dan mempertahankan eksistensinya. Tumbuhan dengan sistem dalam dirinya serta kelengkapan elemen diluar diri terus tumbuh dan bertahan, sebelum akhirnya dipaksa mati dan sirna. hewan dengan kelengkapan insting, tumbuh dan mempertahankan kehidupannya, menjauhi bahaya serta bertahan, sebelum akhirnya mati dan sirna. Manusia? lebih purna dengan logika dan rasa, manusia dalam upayanya lebih menjaga kehidupannya dan menjauhi sebab-sebab kematian sejauh mungkin.
Kematian merupakan momok menakutkan bagi manusia, meski datangnya sudah menjadi kepastian yang tak terbantahkan.
Suatu ketika Imam Ali a.s mendengar seseorang mendoakan sahabatnya, orang itu berkata, “semoga Allah SWT memperlihatkan kepadamu sesuatu yang tidak disukai”.
Maka Imam Ali a.s berkata, ”Sesungguhnya engkau mendoakan kepadanya dengan kematian. Sebab orang yang hidup didunia, pasti dia akan melihat sesuatu yang tidak disukai(kematian).













