Al-Quran

Makna Al-Yaqin

21
×

Makna Al-Yaqin

Sebarkan artikel ini

Makna Al-Yaqin

بسم الله الرحمن الرحيم

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

Artinya: dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal). (Q.S Al-Ĥijr:99)

Manusia diciptakan agar berhubungan pada Tuhannya dengan hubungan yang emosional. Dalam arti, ia mencurahkan setiap waktunya dan seluruh kehidupannya untuk berhubungan dengan Tuhannya. Sehingga darinya Allah SWT akan menyaksikan dalam hatinya bahwa ia hidup dengan hati yang berhubungan dengan Tuhannya. Hal ini bisa kita ibaratkan sebagai ibadah.

Makna dari وَاعْبُدْ رَبَّكَ adalah jadikan antara dirimu dan Tuhanmu memiliki koneksi dalam diri/hati denganNya. Yaitu sibukkanlah seluruh waktu hidupmu dan dan curahkan seluruh umurmu untukNya  حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ sampai datang kepadamu Al-Yaqin (ajal).

 

Al-Yaqin memiliki dua makna:

Pertama, maksud dari Al-Yaqin adalah ajal/kematian. Dalam konteks ayat diatas bahwasanya kamu menututup hidupmu, dan kamu dalam keadaan berhubungan atau terkoneksi pada Tuhanmu. Sebagaimana yang ada pada ayat lain yang berbunyi: 

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ 

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (Q.S Āli `Imrān:102)

 

Dalam arti jangan kamu tutup hidupmu kecuali kamu sedang terkoneksi dengan Tuhanmu.

Adapun makna yang kedua untuk kata Al-Yaqin adalah sampainya hamba kepada kedudukan SYUHUD (saksi). Sebagaimana dalam Firman Allah SWT yang berbunyi:

 

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا

Artinya: Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. (Q.S Al-`Ankabūt:69)

 

Ibadah merupakan jihad dan jalan untuk singgahnya jiwa menuju Penciptanya, dan singgahnya jiwa menuju Penciptanya menyampaikannya kepada kedudukan ASSYUHUD. ASSYUHUD tersebut adalah ASSYUHUD MALAKUTILLAH. Sebagaimana yang ada pada perkara Nabi Ibrahim a.s dalam Firman Allah SWT yang berbunyi:

 

وَكَذَلِكَ نُرِي إِبْرَاهِيمَ مَلَكُوتَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَلِيَكُونَ مِنَ الْمُوقِنِينَ

Artinya: Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin. (Al-‘An`ām:75)

Maknanya adalah bahwa Nabi Ibrahim a.s ketika ia mendapatkan kedudukan itu, hal itu merupakan hasil dari ibadahnya dan jihadnya, yang kemudian ia mendapatkan gelar Al-Yaqin dan termasuk sebagai orang yang yakin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ قُوۤا۟…

Al-Quran

Memberi nafkah secara secara diam-diam ataupun secara terang-terangan…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الحيم  يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا…

Al-Quran

Pendidikan Diriwayatkan dari Nabi SAW, kala itu Nabi…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ فِیۤ…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَّقَدۡ كُنتَ فِی غَفۡلَةࣲ…