Al-Quran

Kita Membutuhkan Doa

12
×

Kita Membutuhkan Doa

Sebarkan artikel ini

Kita Membutuhkan Doa

 

Mengapa kita butuh pada doa? 

Kebutuhan kita kepada doa merupakan perihal yang dihimbau dan dianjurkan oleh Al-quranul Karim. Seandainya Allah SWT tidak meminta kepada kita untuk berdoa, apa kita akan berdoa?  Dan seandainya Allah SWT tidak menyeru kepada kita untuk berdoa, apakah kita akan berdoa yang merupakan kebutuhan fitrah dan kebutuhan manusiawi yang ada pada diri kita, ataukah tidak berdoa? Apakah kita merasakan bahwa diri kita ini butuh pada doa? Tentunya doa secara dzatnya merupakan kebutuhan bagi kita. Manusia butuh pada doa, bagaimana doa menjadi kebutuhan manusia?

 

Pertama: manusia butuh pada doa, karena manusia butuh pada keamanan. 

Setiap manusia yang lahir, maka ia akan memiliki keadaan yang gelisah dan ketakutan. Ini merupakan hal yang alami yang dialami setiap manusia. Allah SWT Berfirman:

 

إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعاً * إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعاً * وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعاً

Artinya: Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. Dan apabila ia mendapatkan kebaikan, ia amat kikir.

(Q.S Al-Ma’aarij: 19-21)

 

Kegelisahan merupakan salah satu penyakit yang akan terjadi pada setiap manusia. Seperti gelisah menjadi orang yang faqir miskin dan semacam lainnya. Seandainya manusia menerima kegelisahannya, maka sejatinya ia tidak akan bisa menghasilkan dan tidak akan memberi sesuatu. Dengan demikian manusia secara dzatnya butuh kepada pengobatan akan kegelisahannya, 

 

dan tidak ada jalan untuk mendapatkan keamanan dan ketenangan kecuali dengan doa. Doa akan memberi keamanan, kekenyangan, dan ketenangan kepadanya. Allah SWT Berfirman :

 

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya: (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (Q.S Ar-Ra`ad:28) 

 

قُل لَّن یُصِیبَنَاۤ إِلَّا مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَنَا هُوَ مَوۡلَىٰنَاۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡیَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ

Artinya: Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal”. (Q.S At-Tawbah:51)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ قُوۤا۟…

Al-Quran

Memberi nafkah secara secara diam-diam ataupun secara terang-terangan…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الحيم  يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا…

Al-Quran

Pendidikan Diriwayatkan dari Nabi SAW, kala itu Nabi…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ فِیۤ…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَّقَدۡ كُنتَ فِی غَفۡلَةࣲ…