Jangan merasa aman, saat Allah menutup aib dosa kita
Berkata Amirulmu’minin Sayyidina Ali a.s:
اَلْحَذَرَ اَلْحَذَرَ فَوَ اللَّهِ لَقَدْ سَتَرَ حَتَّى كَأَنَّهُ قَدْ غَفَرَ
“Hati-hatilah, bahwasannya saat Allah SWT menutupi (aib dan dosa), hingga (keadaan) seolah Allah SWT telah mengampuninya (padahal masih ada perhitungan dosa tersebut)”
Sebagai hamba, kita harus berhati-hati, saat kita lalai dan selalu melanggar perintah Allah SWT namun kita tetap baik-baik saja dan rezeki kita lancar-lancar saja, itu karena Allah SWT sedang menutupi aib kita, sehingga semua ini membuat kita terus lalai smpai merasa Allah SWT telah mengampuni kita. Namun semua ini tidak terlepas dari perhitungan catatan semua amal perbuatan kita, sehingga ketika masuk ke alam kubur, kita akan mengalami penyesalan yang nyata karena melihat hukuman yang siap menimpa atas perbuatan selama dibumi yang buruk.
Sehingga menjadi hal yang harus kita ingat dan waspadai, nikmatnya kehidupan tak selalu selaras dengan benar dan baiknya amal kita. Muhasabah amal perbuatan harus terus menerus kita lakukan sebagai langkah waspada muslimin. Semoga kita selalu mendapatkan taufiq, hidayah, dan inayah-Nya.













