Hamba yang dekat dengan Allah SWT
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ
Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.
Masih pada ayat yang kemaren, namun sekarang berlanjut pada
kalimat قريب yang ada pada ayat diatas. Apa makna قريب?
Kata قريب (dekat) terdapat dua macam makna. Ada dekat secara takwini. Adapula dekat secara ruh.
Pertama القرب التكويني atau dekat secara takwini. Maknanya adalah bahwa Allah SWT dekat kepada setiap makhluqNya lebih dari diri makhluqNya. Allah SWT Berfirman:
وَنَحْنُ أَقْرَبُ إليه مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ
Artinya: dan kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya. (Q.S Qaf:16)
وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ
Artinya: Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya. (Q.S Al-Anfal:24)
Dan Dia (Allah SWT) lebih dekat dari pada hatimu, dan lebih dekat dari pada dirimu.
Kedua القرب الروحي atau dekat secara ruh. Dan ruh tersebut adalah ruh rahmah (kasih sayang). Allah SWT Berfirman :
إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ
Artinya: sesungguhnya Rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.
(Q.S Al-A’raf:56)
Allah SWT dekat kepada setiap makhluqNya, akan tetapi dalam ayat ini Allah SWT amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. Kedekatan ini ada dalam naungan kedekatan yang pertama
yaitu kedekatan secara takwini. Kedekatan ini atau yang disebut dengan القرب الروحي lebih Allah khususkan dari pada kedekatan takwini. Kedekatan secara ruh bersandingan dengan Rahmat dan InayahNya. AAllah SWT mengibaratkan mereka dalam firmanNya yang berbunyi :
إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ اللَّهَ يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ
Artinya: Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka. (Q.S Al-Fatah:10)
Ini merupakan ungkapan kinayah dari pada kedekatan secara ruh. Dan kedekatan ini mengisyaratkan kepada Ayat yang berbunyi:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عني
Artinya:Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku. (Q.S Al-Baqarah:186)
Ayat ini menyampaikan bahwasanya hamba allah SWT adalah yang merima dan menuju Allah SWT dan mereka adalah yang menerima dan menjalankan segala perintahNya. Mereka itu ketika meminta dan memohon kepada Allah SWT, maka Allah SWT amat dekat kepadanya dan lebih dekat dari pada diri hambaNya. Kedekatan ini bukanlah kedekatan secara takwini, karena kedekatan takwini adalah kedekatan kepada setiap makhluqNya. melainkan kedekatan dalam ayat ini adalah kedekatan dengan Rahmat dan InayahNya atau yang disebut dengan kedekatan secara ruh. Karena ayat ini merupakan bentuk dari kedekatan secara ruh maka Allah SWT meneruskan firmanNya :
أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
Artinya: Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.
Pengabulan doa ini merupakan bentuk dari pada RahmatNya dan InayahNya. Mengapa Allah berkata dalam ayat tersebut (إذا دعان) apabila ia memohon kepada-ku? Hal ini ingin menjelaskan bahwa Allah SWT mengabulkan doa yang khusus, bukan mengabulkan segala doa.











