Al-Quran

Gradasi Taqwa (Tingkatan)

11
×

Gradasi Taqwa (Tingkatan)

Sebarkan artikel ini

Gradasi Taqwa (Tingkatan)

Dari cahaya yang ditanamkan Allah pada setiap hati manusia, manusia mengembangkan cahayanya dan kembali kepada Tuhannya secara berbeda beda bersamaan dengan ujian ujian yang turun kepadanya. Sebagaimana yang kemaren kita singgung bahwa taqwa bergradasi atau memiliki tingkatan.
Karena ketaqwaan berbeda beda, maka ketaqwaan memiliki tingkatan tingkatan :

1. Tingkatan yang pertama adalah setiap manusia akan ditimpa oleh kegelisahan dan kebimbangan, dan hidup dalam ketakutan. Manusia seperti ini, ia akan berusaha sampai kepada Allah SWT semaksiman mungkin untuk terhindar dari kemaksiatan dan perbuatan buruk agar ia tidak terkena balasan berupa siksaan dari Allah SWT. Hal ini Allah-lah yang memberikan kekuatan kepada manusia agar mereka manusia menepis segala kegelisahannya

dan ketakutannya dengan beribadah dan tunduk kepada Allah SWT. Maka ibadah sepeti ini disebut dengan ibadahnya orang yang takut. Sesungguhnya mereka takut bermaksiat kepada Allah SWT karena mereka takut pada azab Allah yang sangat pedih.

2. Tingkatan kedua dimana sebagian manusia melihat Rahmat atau Kasih Sayang dari Tuhannya yang tidak ada batasannya.  Allah SWT berfirman :

وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ

Artinya: dan Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. (QS : Al-A’Raf : 156)

Dengan itu tingkatan yang kedua ini mereka hanya melihat kasih sayang, kebaikan dan anugrah yang luar biasa dari Tuhannya. Maka mereka dalam beribadah dan menghamba kepada Tuhannya, mereka memiliki harapan yang besar yang kemudian disusul oleh amal sesuai koredor islam. Walaupun terkadang mereka berbuat maksiat, namun mereka tidak putus asa dan selalu memiliki harapan bukan angan angan belaka. Maka tingkatan yang kedua ini mereka beribadah karena mereka memiliki harapan yang besar. Allah SWT berfirman :

يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللهِ إِنَّ اللهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Artinya: Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS : Az-Zumar :53)

 

3. Tingkatan yang ketiga bebeda dari tingkatan yang pertama dan

yang kedua. Tingkatan yang ini berdasarkan rasa cinta karena yang dilihat hanyalah keindahan. Pada saat ia diciptakan, ia melihat keindahan ciptaan Sang pencipta. Allah SWT berfirman :

الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ

Artinya: Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya. (QS : As-Sajdah : 7)

Manusia ditingkatan ini melihat keindahan Allah SWT melalui keindahan ciptaanNya. Pada tabiatnya, manusia sejak lahir sudah mencintai dan menyukai keindahan. Mereka suka dengan keindahan yang terbatas, suka pada suara yang indah, suka kepada bentuk yang indah, suka dengan indahnya ciptaan, mereka suka walaupun keindahannya terbatas. Dan setiap yang terbatas maka ia akan memiliki kekurangan. Dengan keindahan yang terbatas mereka suka dan cinta, bagaimana jika mereka melihat keindahan yang tidak terbatas?

Tentunya jika ia melihat keindahan yang tidak terbatas yaitu Allah SWT maka ia akan cinta dan condong serta akan terikat kepadaNya. Tingkatan yang ketiga ini mereka beribadah atas dasar cinta kepada keindahan yang tidak terbatas yaitu Allah SWT. Allah SWT berfirman :

وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ

Artinya: adapun mereka yang beriman amat sangat cinta kepada Allah. ( QS : Al-Baqarah : 165)

Tingakatan pertama mereka beribadah karena mereka takut kepada Allah, tingkatan yang kedua mereka beribadah karena mereka punya harapan pada Allah, adapun tingkatan yang ketiga

mereka beribadah kepada Allah, karena mereka rindu dan cinta kepada Allah SWT. Karena itu kita melihat sebagian manusia, mereka sibuk dengan cintanya kepada Allah SWT. Amirul Mukmin Ali bin Abi Thalib a.s berkata : “aku tidak melihat sesuatu kecuali aku melihat Allah”. Tingkatan yang ketiga ini merupakan tingkatan yang paling tinggi dalam ketaqwaan kepada Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ قُوۤا۟…

Al-Quran

Memberi nafkah secara secara diam-diam ataupun secara terang-terangan…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الحيم  يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا…

Al-Quran

Pendidikan Diriwayatkan dari Nabi SAW, kala itu Nabi…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ فِیۤ…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَّقَدۡ كُنتَ فِی غَفۡلَةࣲ…