Cintailah Mereka Yang Mengutarakan Aibmu di Depanmu
Berkata Imam Ja’far Shodiq a.s:
أحَبُّ إخواني إلَيَ مَن أهدى إلَيَ عُيوبي.
“Saudara yang paling kucintai adalah yang memberitahukan kekuranganku (aibku) kepadaku”
Jiwa yang rendah hati akan selalu mendengarkan penuh antusias atas nasehat siapapun tanpa terkecuali. Hati yang selamat hanya melihat segalanya penuh hikmat atau ibrah dari setiap keadaan.
Imam suri tauladan bagi kita yang sempurna, namun masih beliau tetap berkata cinta pada yang memberitahukan aibnya, dimana beliau kita ketahui jauh dari segala kekurangan dan aib.
Di sisi lain, ada aib yang terlihat, hendaklah kita langsung mengutarakan kepada yang bersangkutan, hingga kita terbebas dari ghibah, dan nasehat langsung bisa jadi hidayah bagi yang bersangkutan. Sebaliknya saat saudara kita mengingatkan kita perihal aib kita, terimalah dengan cinta, mungkin Allah sedang menyapa kita lewat nasehatnya.













