Al-Quran

Menghidupkan Jiwa Dengan Doa

41
×

Menghidupkan Jiwa Dengan Doa

Sebarkan artikel ini

Menghidupkan Jiwa Dengan Doa

Adapun alasan keempat adalah inti dari hakikat manusia, yang mana ini akan jelas menjadi pembeda manusia sebagai sempurnanya makhluk yang Allah ciptakan. Sebagaimana kebutuhan doa untuk keamanan, ketenangan, dan harapan, begitu pula kebutuhan doa untuk keamanan jiwa, penjagaan dan menghidupkan jiwa, serta penerangan hati dari kegelapan. Benar, secara singkat, Manusia menyempurna dengan menghidupkan jiwanya dan tahap yang tak terlepas dalam proses menghidupkan jiwa adalah dengan doa.

Bagaimana manusia menghidupkan jiwanya?
Manusia yang dirinya terpenjarakan dengan kesulitan dan kesedihan, ia akan merasakan tekanan dalam kesehariannya. Manusia tertimpa semacam ini berupa gelisah dan rasa bimbang, hendaknya untuk menghidupkan dirinya dan melihat/mengoreksi apa yang terdapat dalam hatinya. Mengidupkan diri/jiwa itu jalannya adalah dengan berdoa.

Jika kamu telah merasakan kesakitan atas kegelisahan dan rasa bimbang yang ada pada dirimu , maka jalan satu-satunya dan yang terbaik adalah dengan kamu melaksanakan shalat pada malam hari kemudian mengangkat kedua tanganmu menghadap Allah SWT, kemudian kamu memohon pertolongan kepadaNya agar seluruh kesulitan dan kesusahanmu diangkat oleh Allah SWT. Sebagaimana yang telah diriwayatkan dari Amirul Mukminin a.s kepada putranya Imam Hasan a.s : “Wahai anakku, mintalah pertolongan kepada Tuhanmu untuk seluruh urusan-urusanmu”.
Sesungguhnya kamu pada hal ini melepaskan segala urusanmu didepan Yang Menaungi segala urusanmu. Kamu melepaskan segala urusanmu didepan Yang Maha Ada dari segala yang ada dengan ketaatan kepada-Nya yang dengannya kamu akan mendapatkan perubahan dan ketetapan dalam hidupmu menjadi orang yang lebih baik.

Sehingga pada akhirnya ketika kamu menjalankan semua ini, maka Dia akan Menerimamu, Menyambutmu, dan mendengarkan keluhanmu dengan berkata dalam Firman-Nya :

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Q.S Al-Baqarah:186) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ قُوۤا۟…

Al-Quran

Memberi nafkah secara secara diam-diam ataupun secara terang-terangan…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الحيم  يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا…

Al-Quran

Pendidikan Diriwayatkan dari Nabi SAW, kala itu Nabi…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ فِیۤ…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَّقَدۡ كُنتَ فِی غَفۡلَةࣲ…