Sosok Pemimpin yang sebenarnya
Bagaimana dhirar berbicara tentang Ali bin Abi Thalib a.s sebagai seorang pemimpin. Bagaiman Kedudukan seorang pemimpin Ali bin Abi Thalib a.s . Perkataan dhirar kepada muawiyah ingin menjelaskan tentang rahasia-rahasia yang ada dibalik kepemimpinan Ali a.s. beliau dalam perkataannya berkata” Ali bin Abi Thalib adalah sosok yang demi Allah, sangat jauh pandangannya”. Ali bin Abi Thalib selalu berfikir jauh dengan pandangannya(basyirah). Sebagaimana Al-Quran membicarakan tentang hal ini kepada Nabi SAW sebagai berikut :
قُلۡ هَـٰذِهِۦ سَبِیلِیۤ أَدۡعُوۤا۟ إِلَى ٱللَّهِۚ عَلَىٰ بَصِیرَةٍ أَنَا۠ وَمَنِ ٱتَّبَعَنِیۖ
Artinya: “Katakanlah: “Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata”. ( Q.S Yusuf: 108 )
Pemilik pandangan basyirah adalah yang berfikir tentang zaman yang akan datang, yang memiliki pandangan yang sangat jauh dan dalam. Bagaimana ia berfikir tentang ummat dimasa yang akan datang. Allah SWT Menjelaskan dalam FirmanNya tentang Jibril a.s bagaimana ia menyampaikan wahyu kepada utusan Allah SWT.
عَلَّمَهُۥ شَدِیدُ ٱلۡقُوَىٰ # ذُو مِرَّةࣲ فَٱسۡتَوَىٰ
Artinya: “yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli. ( Q.S An-Najm: 5-6 )
Apa maksud dari ayat ini?
Maksud dari ayat شديد القوى adalah pengendalian akal seluruh pergerakan manusia baik yang memiliki keutamaan ataupun yang berbahaya. Apakah kalian mampu shalat dalam waktu 5 menit, namun kalian tidak terlintas dalam benak kecuali Allah SWT?
Hal ini merupakan ujian yang sangat berat dan kuat. Jika kalian ingin menjadikan diri kalian sebagai orang yang kuat, maka shalatlah dalam keadaan tidak terlintas dalam benak kalian kecuali Allah. Tidak berbicara dengan suatu kalimat kecuali tujuannya hanya untuk Allah. Tidak berbuat sesuatu kecuali hanya untuk Allah. 5 menit fokuskan pada diri kalian, pikiran kalian dan perbuatan kalian hanya untuk Allah SWT. Allah SWT Berfirman :
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ * الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
Artinya: “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya,” (Q.S Al-Mukminun: 1-2
Ini semua menjelaskan tentang kekuatan akal, pengendalian akal dalam berfikir, pengendalian nafs dan perbuatan yang ada pada diri manusia. Inilah yang disebut sebagai شديد القوى . Bagaimana manusia mampu dan bisa untuk mengaplisakan hal ini dalam hidupnya yaitu tujuannya hanya untuk Allah SWT.
Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib a.s adalah cerminan dari hal tersebut. Bagaimana ia telah mencurahkan seluruh dirinya mencakup apa yang disebutkan diatas hanya untuk Allah SWT. Karena itu yang tampak dari beliau adalah kebaikan yang sejati. Dengan itu lahirlah dari beliau a.s kata-kata yang tegas, menghukum dengan adil, dan dari dirinya tersembur ilmu pengetahuan, tidak keluar dari ucapannya kecuali kebenaran. Sebagaimana Rosulullah SAW bersabda” Ali bermasa kebenaran, dan kebenaran bersama Ali”.
Inilah sekelumit pembahasan tentang sosok pemimpin yang sebenarnya yang ada pada Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib a.s.











