Al-Quran

Hikmah Raj’ah

52
×

Hikmah Raj’ah

Sebarkan artikel ini

Hikmah Raj’ah

 

Diriwayatkan dari Imam Muhammad Al-Baqir a.s beliau berkata dengan mengutip Firman Allah SWT sebagaimana berikut : 

 

إِنَّا لَنَنصُرُ رُسُلَنَا وَٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ فِی ٱلۡحَیَوٰةِ ٱلدُّنۡیَا وَیَوۡمَ یَقُومُ ٱلۡأَشۡهَـٰدُ

Artinya: “Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat),” (Q.S Ghaafir: 51)

Ayat ini mengisyaratkan kepada kita akan pentingnya hikmah yang dalam yang ada pada raj’ah yaitu pertolongan untuk orang yang beriman. Allah SWT Yang telah menegaskan dalam Firman-Nya, bahwa Dialah Yang akan memberikan pertolongan kepada orang-orang yang beriman. Maka siapa saja dari orang-orang beriman yang telah meninggalkan dunia dalam keadaan terdzolimi, maka pada saat itu, ia sedang tidak mendapatkan pertolongan. Karena itu, sudah seharusnya dari hikmah raj’ah atau kembalinya ia kealam dunia yang kedua kalinya untuk mendapatkan pertolongan langsung dari Allah SWT guna Allah menyempurnakan cahayaNya dengan kalimatNya. 

Sesungguhnya jika kita melihat pertolongan Allah SWT kepada orang-orang yang beriman, maka kita akan dapati bahwa hal itu merupakan cabang dari pohon yang agung yaitu manefestasi dari pada Asma’ Allah SWT, manefestasi dari cahaya Allah Yang Mutlaq yang ada dimuka bumi ini. Manefestasi tersebut merupakan bentuk dari keindahan dan kesempurnaan-Nya dimuka bumi. Dan hal ini seluruhnya, tidak akan terealisasikan kecuali dengan adanya raj’ah. Karena sesungguhnya didunia ini terdapat pembunuhan yang paling bengis kepada Al-Husein a.s yang merupakan pemimpin dari orang-orang yang beriman yang tidak terbalaskan sampai detik ini didunia yang penuh dengan kotoran dan kerusakan, maka seandainya tidak ada raj’ah, akan tidak ada pula manefestasi dari Asma’ Allah, akan tidak ada pula manefestasi cahaya Allah yang akan ditebar dimuka bumi ini. 

Keindahan dunia dan kesempurnaannya tidak akan menjadi sempurna kecuali dengan kembalinya orang dzalim dan orang yang terdzolimi. Sesungguhnya kedzaliman yang diperbuat oleh orang-orang yang dzolim kepada wali Allah SWT diatas muka bumi ini merupakan hal yang pasti hilang dan musnah. Dengan adanya raj’ah Allah akan mengangkat derajat para walinya dan kaum yang beriman kepadaNya, guna menampakkan wujud dari pada Asma’Nya. Allah SWT Berfirman:

یُرِیدُونَ لِیُطۡفِـُٔوا۟ نُورَ ٱللَّهِ بِأَفۡوَ ٰ⁠هِهِمۡ وَٱللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِۦ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡكَـٰفِرُونَ

Artinya: “Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya”. (Q.SAş-Şaf:8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ قُوۤا۟…

Al-Quran

Memberi nafkah secara secara diam-diam ataupun secara terang-terangan…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الحيم  يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا…

Al-Quran

Pendidikan Diriwayatkan dari Nabi SAW, kala itu Nabi…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ فِیۤ…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَّقَدۡ كُنتَ فِی غَفۡلَةࣲ…