Kisah Hikmah (Salman Al Farisi)
Diriwayatkan dari abi basyir, beliau berkata: aku mendengar perkataan Imam Ja’far As-Sadiq a.s yang berkata dari ayahnya hingga bersambung kepada ayah-ayahnya kemudian berkata, Rasulullah SAW dihari itu telah berkata kepada para sahabatnya” siapa diantara kalian yang berpuasa disetiap waktu? Maka Salman salah satu sahabat Rasul berkata; aku Ya Rasulullah.
Siapa diantara kalian yang menghidupkan malamnya? Salman berkata, aku Ya Rasulullah.
Siapa diantara kalian yang menghatamkan Al-Quran disetiap harinya? Salman berkata, aku Ya Rasulullah.
Maka seketika itu sebagian sahabat Rasul menampakkan wajah yang muram dan penuh kebencian. Sehingga dari mereka berkata kepada Rasul SAW ‘Ya Rasulullah, sesungguhnya salman dari orang persi, ia ingin membanggakan dirinya dari kami!. Ia berkata padahal ia sebaliknya tidak melakukan hal sedemikian.
Kemudian Rasulullah berkata kepada sahabatnya: hentikan, sesungguhnya aku tidak mendapati seseorang seperti Luqman Al-Hakim, tanyakan kepadanya langsung, maka sesungguhnya ia akan memberi kabar yang agung kepada kalian.
Maka salah satu diantara sahabat Rasul bertanya kepada Salman: Wahai Salman, tidakkah kamu mengklaim bahwa dirimu berpuasa disetiap waktu, padahal aku melihat dirimu sedang makan disiang hari?
Salman berkata: benar, aku berpuasa 3 hari disetiap bulan, bukankah Allah SWT Berfirman:
مَن جَاۤءَ بِٱلۡحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشۡرُ أَمۡثَالِهَاۖ
Artinya: Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya;”
( Q.S Al-‘An`ām:160 )
Salah satu sahabat bertanya: bukankah kamu juga mengklaim bahwa dirimu telah menghidupkan malamnya, sedangkan aku melihatmu disetiap malamnya tertidur pulas?
Salman berkata: benar. Aku mendengar kekasihku Rasulullah SAW bersabda “siapa yang tidur dalam keadaan telah bersuci, maka ia telah dihitung sebagai orang yang menghidupkan malamnya”. Aku adalah termasuk orang yang menjalankan sabda Rasul SAW. Aku tidur dalam keadaan telah bersuci.
Lalu sahabat bertanya kembali: bukankah kamu mengkalim bahwa dirimu menghatamkan Al-Quran disetiap harinya? Sedangkan aku melihat dirimu sedang berdiam diri.
Salman menjawab:
aku telah mendengar dari kekasihku Rasulullah SAW berkata kepada Ali a.s ( Ya Abal Hasan perumpamaan dirimu dalam ummatku seperti perumpamaan قل هو الله أحد , siapa yang membacanya sekali, maka ia seperti membaca sepertiga Al-Quran. Dan barang siapa yang membacanya 2 kali, maka ia seperti membaca dua pertiga Al-Quran. Dan barang siapa yang membacanya sebanyak 3 kali, maka ia telah menghatamkan Al-Quran. Dan siapa yang mencintaimu(Ali) dengan lisannya maka ia telah menyempurnakan sepertigaimannya. Dan siapa yang mencintaimu(Ali) dengan lisannya dan hatinya, maka ia telah menyempurnakan dua pertiga imannya. Dan siapa yang mencintaimu(Ali) dengan lisannya, hatinya dan pertolongannya, maka ia telah menyempurnakan seluruh imannya. Dan yang telah mengutusku Wahai Ali, seandainya penduduk bumi memililiki kecintaan kepadamu seperti yang dimiliki penduduk langit, maka satupun dari mereka tidak akan terkena adzab neraka”.
Dan Salman berkata: aku adalah orang yang membaca قل هو الله أحد sebanyak 3 kali disetiap hariku. Maka sahabat tersebut berdiri seakan-akan ditimpa oleh batu yang besar dan kemudian pergi meninggalkan perkumpulan tersebut.
Sumber: Ma’anil Akhbar lissyaikh As-Shoduq halaman 235.













