Hadis

Akhir Kehidupan 

32
×

Akhir Kehidupan 

Sebarkan artikel ini

Akhir Kehidupan 

 

Setiap manusia diciptakan bersamaan dengan turunnya ujian. Ujian merupakan sesuatu yang bisa mengantarkan manusia kepada kebaikan, dan pula bisa mengantarkannya kepada keburukan. Namun, dari sekian banyak ujian yang turun kepada manusia dengan bentuk yang berbeda-beda, hal itu tidak lain untuk menjadikan manusia sebagai orang yang baik dan sempurna. Karena itu, manusia ketika melangkah kepada kebaikan, maka ia harus meningkatkan kebaikan yang ada dalam dirinya dengan ujian-ujian yang turun kepadanya. Hingga ia berakhir dari kehidupan ini dalam keadaan khusnul khatimah. Begitu pula sebaliknya, seseorang yang buruk, kemudian ia menjadi lebih buruk, karena ia tidak lolos dari ujian yang turun kepadanya, maka ia akan berakhir dalam keadaan suul khaatimah. Manusia dalam kehidupannya dihadapkan dengan salah satu dari dua hal ini. Boleh jadi ia berakhir dalam keadaan khusnul khaatimah, dan boleh jadi ia berakhir dalam keadaan suul khaatimah.

Wahai para pembaca yang budiman, janganlah sibuk bangga dengan setiap amal-amal baik kita. Karena selama kita masih hidup didunia ini, kita selalu dihadapkan dengan ujian yang bisa mengantarkan kita kepada khusnul khatimah dan pula kepada suul khaatimah. Dari sejarah yang terjadi, mulai zaman adam a.s 

sampai sekarang, banyak peristiwa kehidupan orang-orang terdahulu. Sebagian dari mereka, hidupnya yang hampir habiskan untuk ketaatan kepada Allah SWT, namun ia berakhir dengan keadaan suul khatimah. Ada pula sebaliknya, yaitu sebagian yang bermaksiat dalam hidupnya, namun ia berakhir dalam keadaan khusnul khatimah. Selama kita hidup didunia, maka ketahuilah bahwa ujian akan selalu turun kepada kita. Sebagian ada yang lulus, sebagian juga ada yang tidak lulus. Namun dari apa yang terjadi, kita diajarkan oleh Nabi SAW dan para Aimmah untuk selalu memohon pertolongan kepada Allah SWT dengan doa yang dibaca disetiap bulan ramadhan. Isi doanya sebagai berikut:

اللهم ارزقني حسن العاقبة بيسر و يسار و عافية

Artinya: Ya Allah berikan rezeki berupa akhir kehidupan yang baik(khusnul khaatimah) dengan kemudahan dan kesejahteraan.

 

Doa ini mengajarkan kepada kita, bahwa kita adalah makhluq yang lemah yang bisa jatuh kapanpun. Para maksumin mengajarkan kepada kita untuk selalu kembali kepada yang Maha Kuat yaitu Allah SWT. Yang denganNya kita bisa memperoleh pertolonganNya dalam menghadapi ujian dalam kehidupan kita, hingga berakhir dengan kehidupan yang khusnul khaatimah. Allah SWT memberikan kunci kehidupan agar kita lulus dari setiap ujian-ujian yang ada. Kunci tersebut adalah berpegang teguh kepada Nabi Muhammad SAW dan para Ahlulbaitnya yang disucikan Allah SWT. Siapa saja yang benar-benar berpegang teguh kepadanya baik dalam keyakinannya, syariatnya dan akhlaqnya, maka ia akan menjadi manusia yang lulus dari ujian-ujian yang turun kepadanya. Imam Assajjad dan Imam Al-Kadzim dalam sujudnya berdoa :

اللهم لا تسلب مني ما أنعمت به علي من ولايتك و ولاية محمد وآل محمد

Artinya: Ya Allah jangan Engkau rampas dariku kenikmatan yang Engkau turunkan kepadaku berupa berwilayah kepadamu dan berwilayah kepada Muhammad dan keluarganya.

Semoga senantiasa kita berada dalam naungan dan hidayah Allah SWT dalam menghadapi ujian dalam kehidupan ini, hingga kita meninggalkan dunia ini dalam keadaan khusnul khaatimah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hadis

Pendidikan    Sebagian besar dari orang tua yang…