Al-Quran

Syaitan adalah Musuhmu

20
×

Syaitan adalah Musuhmu

Sebarkan artikel ini

Syaitan adalah Musuhmu

بسم الله الرحمن الرحيم

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمۡ وَٱخۡشَوۡا۟ یَوۡمࣰا لَّا یَجۡزِی وَالِدٌ عَن وَلَدِهِۦ وَلَا مَوۡلُودٌ هُوَ جَازٍ عَن وَالِدِهِۦ شَیۡـًٔاۚ إِنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقࣱّۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ ٱلۡحَیَوٰةُ ٱلدُّنۡیَا وَلَا یَغُرَّنَّكُم بِٱللَّهِ ٱلۡغَرُورُ

 

Artinya: Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah. (Q.S Lukman:33) 

 

Makna dalam ayat diatas وَلاَ يَغُرَّنَّكُمْ بالله الغرور “dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.” 

Kata غرور merupakan jamak dari kata غَرّ yang artinya sesuatu yang menundukkan dan memperdaya manusia berupa harta, kedudukan, syahwat dan lain sebagainya. Khitab dalam ayat diatas tertuju pada siapa saja yang tenggelam dalam kesibukan dunia dan lupa yerhadap akhiratnya serta tertuju kepada orang yang berpaling dari kebenaran. Sebagaimana yang dikatakan Imam Ja’far Assadiq a.s mengenai dunia, beliau berkata: 

مثل الدنيا كمثل ماء البحر، كلما شرب منه العطشان ازداد عطشاً

Artinya: perumpamaan dunia seperti air lautan, sebagaimana ketika orang yang sedang haus meminumnya , semakin bertambah pula rasa haus dalam dirinya.

 

Syaitan berharap kepada manusia tertipu dengan godaannya, dan ia pula berharap kepada manusia agar memperlambat taubatnya.  Tentu saja, dari semua itu, harapan syaitan adalah menjadikan manusia tunduk kepadanya hingga manusia berpaling dari setiap kebaikan dan jatuh pada kelalaian. Syaitan merupakan makhluq yang mengajak kepada kebatilan. Karena itu Allah SWT menekankan kepada hambanya dalam FirmanNya: 

 

إِنَّ ٱلشَّیۡطَـٰنَ لَكُمۡ عَدُوࣱّ فَٱتَّخِذُوهُ عَدُوًّاۚ إِنَّمَا یَدۡعُوا۟ حِزۡبَهُۥ لِیَكُونُوا۟ مِنۡ أَصۡحَـٰبِ ٱلسَّعِیرِ

Artinya: sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. (Q.S Faathir:6)

 

Dari ayat yang ditekankan Allah SWT, adalah agar kita manusia menjadikan syaitan sebagai musuhnya, dan pula agar jauh dari segala godaan dan tipu dayanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ قُوۤا۟…

Al-Quran

Memberi nafkah secara secara diam-diam ataupun secara terang-terangan…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الحيم  يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا…

Al-Quran

Pendidikan Diriwayatkan dari Nabi SAW, kala itu Nabi…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ فِیۤ…

Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم  لَّقَدۡ كُنتَ فِی غَفۡلَةࣲ…