Makna Kebenaran
بسم الله الرحمن الرحيم
وَٱلَّذِی جَاۤءَ بِٱلصِّدۡقِ وَصَدَّقَ بِهِۦۤ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ هُمُ ٱلۡمُتَّقُونَ
Artinya: Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.(Q.S Az-Zumar:33)
Ketahuilah bahwa kebenaran ada 4 :
- Benar dalam perkataannya. Seperti kebenaran yang disampaikan Allah SWT pada ayat diatas kepada hamba pilihanNya Nabi Muhammad SAW, “Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad SAW)”.
- Benar dalam janjinya. Seperti kisah ismail dalam Al-Quran yang berbunyi:
وَٱذۡكُرۡ فِی ٱلۡكِتَـٰبِ إِسۡمَـٰعِیلَۚ إِنَّهُۥ كَانَ صَادِقَ ٱلۡوَعۡدِ وَكَانَ رَسُولࣰا نَّبِیࣰّا
Artinya: Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi. (Q.S Maryam:54)
- Benar dalam tekadnya. Seperti apa yang dikatakan Allah SWT mengenai sahabat-sahabat Rasulullah SAW dalam firmanNya:
مِّنَ ٱلۡمُؤۡمِنِینَ رِجَالࣱ صَدَقُوا۟ مَا عَـٰهَدُوا۟ ٱللَّهَ عَلَیۡهِۖ فَمِنۡهُم مَّن قَضَىٰ نَحۡبَهُۥ وَمِنۡهُم مَّن یَنتَظِرُۖ وَمَا بَدَّلُوا۟ تَبۡدِیلࣰا
Artinya: Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya). (Q.SAl-‘Aĥzāb:23)
- Benar dalam amalnya. seperti yang dikatakan Allah SWT mengenai orang mukmin dalam firmanNya:
أولئكَ الذينَ صَدَقوا
Artinya: mereka itulah orang-orang yang benar(imannya). (Q.S Al-Baqarah:177)
Jika 4 hal ini semua ada pada seseorang, maka oran tersebut disebut sebagai SIDDIQ. Sebagaimana gelar ini dimiliki Nabi Ibrahim a.s dalam firman Allah SWT :
وَٱذۡكُرۡ فِی ٱلۡكِتَـٰبِ إِبۡرَ ٰهِیمَۚ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّیقࣰا نَّبِیًّا
Artinya: Ceritakanlah (Hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Quran) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang Nabi. (Q.S Maryam:41)
Nabi Muhammad SAW pernah ditanya “apa itu kesempurnaan agama? Lalu Nabi menjawabnya: kesempurnaan agama ada pada perkataan yang haq dan perbuatan yang benar”.











