Imam Ja’far shadiq as berkata:
من حلف على يمين وهو يعلم أنه كاذب فقد بارز الله عز وجل
“Barang siapa bersumpah, sedangkan dia mengetahui bahwasanya dia berdusta, maka sesungguhnya dia telah memerangi Allah Azza Wajalla.”
Imam melarang setiap orang agar jangan bersumpah atas nama Allah, baik benar maupun bohong, karena sesungguhnya Allah swt berfirman ;
وَلَا تَجْعَلُوا۟ ٱللَّهَ عُرْضَةًۭ لِّأَيْمَٰنِكُمْ أَن تَبَرُّوا۟ وَتَتَّقُوا۟ وَتُصْلِحُوا۟ بَيْنَ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌۭ
Yang artinya; Dan janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwa dan menciptakan kedamaian di antara manusia. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
Juga Diriwayatkan dalam Tsawab al-A’mal bahwasanya Allah Azza Wajalla berfirman didalam hadis Qudsi ” Aku tidak akan memberikan rahmat-Ku kepada orang yang bersumpah palsu.”













