Rasulullah saw bersabda:
مَنْ نَظَرَ إِلَى مَا فِي أَيْدِي النَّاسِ طَالَ حُزْنُهُ ، وَ دَامَ أَسَفُهُ
“Barangsiapa memandang pada apa yang ada ditangan manusia, niscaya kesusahannya berkepanjangan dan penyesalannya menjadi langgeng.”
Beberapa dampak bagi orang yang banyak kesusahannya(kesedihannya), niscaya tubuhnya menjadi sakit, karena kesusahan setengah dari ketuaan, meletihkan badan, dan kesusahan-kesusahan membuat sakit hati, sebagaimana penyakit-penyakit membuat badan sakit.
Adapun beberapa pula penangkal dari kesusahan ialah:
1.Ucapan” la haula wala quwwata illa billah”
2.Mencuci pakaian
3.Makan anggur
4.Keyakinan dengan menyadari bahwa dunia bukan negeri kebahagiaan, sehingga dia tidak akan berbahagia demi suatu harapan dan tidak akan bersedih demi suatu kesengsaraan.













