Sejarah

Perang Uhud

118
×

Perang Uhud

Sebarkan artikel ini

Sejarah Nabi SAW, Perang Uhud

Setelah kaum muslimin bertambah banyak, kaum kafir Quraisy pun ingin membalaskan dendam atas kekalahan mereka di perang Badar, dan sampailah mereka di Uhud untuk rencana mereka, yaitu kemenangan atas umat Islam.

Rasulullah SAW sendiri yang memimpin tentara muslimin, dan Nabi SAW telah memberikan aba-aba khusus kepada pasukan pemanah yang ditempatkan di bukit agar tidak sekali-kali turun dari tempatnya.

Ketika kemenangan Muslimin mulai terlihat nyata dan banyaknya harta rampasan di sisi bawah bukit, membuat mereka turun untuk mengambil harta rampasan, akan tetapi ketika mereka berbondong-bondong turun dari tempatnya, kaum kafir Quraisy mengepung mereka dari tempat mereka yang telah ditinggalkan. Sebagian Muslimin kabur meninggalkan peperangan, Abbas paman Nabi berteriak:

يا اصحاب بيعة الشجرة ، الى أين تتركون رسول الله ؟!

(wahai kalian yang berbaiat di pohon, kemana kalian akan tinggalkan Rasulullah SAW?!)

Seementara Rasulullah SAW tetap di dalam peperangan bersama sahabat-sahabat yang pemberani dan setia serta ikhlas mengabdi. Datang seseorang dari kaum Quraisy dengan berkuda dan menghunuskan pedangnya, berseru:

اين محمد اين محمد لا نجوت ان نجى محمد”

(dimana Muhammad?, dimana Muhammad?, aku tak akan selamat jika Muhammad selamat).

Dia berhasrat sekali membunuh Nabi, walaupun dia harus mati

Nabi SAW dikelilingi sekolompok kecil dari sahabatnya, seperti Imam Ali bin Abi Thalib as., Abi Dujanah dan Nashibah ibn bintu Ka’ab. Sahabat-sahabat yang melindungi Nabi ini mulai gentar, melihat seseorang berkuda dan sangat berhasrat membunuh Nabi SAW.

Nabi SAW yang berdarah pelipis suci nya tetap duduk dengan tenang, kemudian berkata kepada seseorang di sebelahnya, “apakah engkau memiliki tameng? berikan padaku”.

Rasulullah SAW berdiri dengan memegang tameng nya. Ketika melihat Nabi SAW berdiri, orang tersebut mempercepat pacuan nya ke arah Nabi SAW dengan maksud membunuh Nabi SAW. Kemudian Nabi SAW melempar tameng itu dan mengenainya sehingga seketika ia terjatuh.

Akan tetapi ada banyak korban dalam peperangan ini, salah satu nya adalah singa Allah dan Rasul-Nya Hamzah paman Nabi SAW, yang jantungnya di robek lalu di makan mentah-mentah oleh Hindun istri Abu Sufyan. Sehingga dinyatakan dalam sejarah bahwa peperangan Uhud dimenangkan oleh kaum Kafir Quraisy.

Namun hakikatnya kemenangan tetap pada Nabi SAW. Karena seandainya kaum Muslimin menang dalam perang Uhud, meskipun mereka secara sadar tidak menuruti perintah Nabi SAW yang memerintahkan mereka agar tidak meninggalkan posnya. Maka akan dikatakan dalam sejarah bahwa kaum Muslimin tetap menang walaupun melanggar perintah Nabi SAW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sejarah

Ghadir Khum Nabi Muhammad SAW memberitahukan kepada para…

Sejarah

Haji Wada’ Haji Perpisahan (wada’) merupakan haji terakhir…

Sejarah

Sebelum perjanjian Hudaibiyah, Rasulullah SAW bermimpi bahwa muslimin…

Sejarah

Peperangan Badar   Diceritakan kaum Muslimin ketika itu…