Peperangan Badar
Diceritakan kaum Muslimin ketika itu berjumlah 313 orang dan hanya memiliki 2 kuda, dan persenjataan mereka sangatlah sedikit, bahkan ada yang berperang menggunakan kayu pelepah kurma sebagai ganti dari pedang. Sedangkan pasukan Quraisy memiliki setidaknya 300 kuda, dan persenjataan yang lengkap.
Imam Ali as, sang pahlawan Badar, Uhud, dan Khaibar menceritakan tentang keberanian Rasulullah SAW di saat itu
“كنّا إذا احمرّ البأس و اشتدّ القتال، لذنا برسول الله، فما يكون أحد أقرب الى العدوّ منه”
(Ketika peperangan memanas dan menjadi genting, kami berlindung kepada Rasulullah, tiada satupun yang lebih dekat kepada musuh kecuali beliau SAW)
(وَلَقَدۡ نَصَرَكُمُ ٱللَّهُ بِبَدۡرࣲ وَأَنتُمۡ أَذِلَّةࣱۖ فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ)
“Dan sungguh, Allah SWT telah menolong kamu dalam Perang Badar, padahal kamu dalam keadaan lemah. Karena itu, bertakwalah kepada Allah, agar kamu mensyukuri-Nya”.
[Surat Ali ‘Imran : 123]
Karena Niat mereka yang suci, keimanan yang kuat, dan mengikuti segala perintah Nabi SAW, Allah SWT memenangkan mereka dengan membunuh 70 orang, menawan 70 orang dan sisanya kabur.
Kaum Muslimin pulang dengan Maknawiyah Ruhaniah yang begitu tinggi setelah kemenangan di peperangan Badar dan semakin yakin kepada Nabi Muhammad SAW.













