Sejarah

Wafat Nabi SAW

17
×

Wafat Nabi SAW

Sebarkan artikel ini

Wafat Nabi SAW

Sepulang beliau dari Haji Wada’, Jibril a.s di tahun itu turun 2 kali untuk membacakan Alqur’an kepada Nabi SAW, yang mana di setiap tahun Jibril a.s hanya membacakan 1 kali. Tak lama berselang Beliau mulai sakit.
Pada suatu waktu, Rasulullah SAW meminta kepada Imam Ali a.s untuk diantarkan ke kubur Baqi’. Sesampainya di Al-Baqi’ Rasulullah SAW bersabda:
“السلام عليكم يا اهل القبور ”
Lalu membaca Alqur’an, kemudian kembali ke Rumah dan berbaring di ranjangnya.
Seluruh sahabat yang menjenguk tak dapat menahan air mata. Rasulullah SAW melihat kepada wajah mereka dan berwasiat
“الصلاة الصلاة”
(Jagalah Sholat, jagalah sholat)
Sayyidah Fatimah Azzahra’ a.s melihat keadaan ayahanda tercinta, beliau menangis sembari berkata kepada ayahnya.
“وا كرب, ابتاه”
(Ooh Musibah, wahai abatah)

Rasulullah SAW membisikkan sesuatu kepada putri tercintanya, kemudian Sayyidah Fatimah a.s menangis. Dan Nabi SAW membisikkan sesuatu kembali kepada putrinya, kemudian Sayyidah Fatimah a.s tersenyum.
Ketika ditanya, apa yang dibisikkan Rasulullah, sehingga membuatmu menangis kemudian tertawa? Sayyidah Fatimah a.s menjawab “bisikan pertama, ayahku Rasulullah SAW mengabarkan tentang wafatnya, maka aku menangis. Sedangkan pada bisikan selanjutnya, Beliau mengabarkan kepadaku, bahwa aku lah dari keluarganya yang pertama kali menyusul Beliau, karena itu aku tersenyum”.

Rasulullah SAW memeluk putrinya dan meminta agar kedua cucunya Hasan dan Husein mendekat kepada Beliau, lalu Rasulullah SAW memeluk kedua cucu nya dengan erat. Karena tak tega dan khawatir Hasan dan Husein membuat Rasulullah SAW semakin merasa berat dan sedih, Sayyidina Ali a.s hendak mengangkat kedua putra nya, lalu Rasul SAW membuka mata Beliau dan bersabda “wahai Ali, biarkanlah mereka dipelukanku, aku hendak berpisah dari mereka”.

Di hari itu, keluarga Nabi SAW tidak lagi menerima penjenguk yang hendak menjenguk Rasulullah SAW, karena keadaan Rasul SAW yang semakin parah. Kemudian tak lama seseorang dari balik pintu memanggil “aku adalah yang ghorib (terasing) apakah engkau izinkan aku masuk?”. Dijawab “maafkan kami, ayah ku sedang tidak dapat menerima tamu kali ini, datanglah esok hari semoga keadaan ayah ku membaik”.
Tak lama, suara itu memanggil kembali dengan panggilan yang sama, dan diminta untuk kembali esok hari. Lalu untuk ke tiga kali nya, suara itu memanggil lagi dan meminta izin untuk masuk.
Kali ini Rasulullah SAW tersadar, dan bersabda kepada putrinya “Ya Fatimah, tahukah engkau siapa dia?”, Sayyidah Fatimah a.s menjawab “tidak, wahai ayah”.
“Wahai Fatimah, dialah sang pemisah perkumpulan manusia, dia tak pernah meminta izin kepada siapapun sebelumku, dan tak akan meminta izin kepada siapapun setelahku, izinkanlah ia masuk”. Diizinkanlah ia masuk dan mendekati Nabi SAW.

Kemudian ia berkata kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, Allah SWT memberikanmu Salam, dan membebaskanmu memilih antara bertemu dengan-Nya, atau tetap di Dunia”. Rasul SAW menjawab “wahai Izrail Malaikat Maut, tunggu sebentar hingga datang kepadaku Jibril”. Kemudian Jibril turun menuju Rasulullah SAW, dan berkata “Wahai Rasulullah, Allah SWT memberikanmu Salam, dan berfirman:

(وَلَسَوۡفَ یُعۡطِیكَ رَبُّكَ فَتَرۡضَىٰۤ)
“Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas”.
[Surat Adh-Dhuhaa 5].

Kemudian Jibril mendampingi Nabi SAW di sebelah Kanan beliau, dan Mikail mendampingi di sebelah kiri beliau, sedangkan kepala suci beliau dipangkuan menantunya. Kemudian Izrail mulai mencabut secara lembut Ruh Rasulullah SAW. Rasulullah SAW di akhir-akhir nafas beliau, memanggil “ummati, ummati!”. Kemudian mengucap Syahadat dan memejamkan kedua matanya. Keluarga beliau, keluar mengabarkan berita duka kepada penduduk Madinah tentang wafatnya Rasulullah SAW, Madinah Histeris dengan tangisan dan jeritan ketika itu.
INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI’UUN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sejarah

Ghadir Khum Nabi Muhammad SAW memberitahukan kepada para…

Sejarah

Haji Wada’ Haji Perpisahan (wada’) merupakan haji terakhir…

Sejarah

Sebelum perjanjian Hudaibiyah, Rasulullah SAW bermimpi bahwa muslimin…

Sejarah

Sejarah Nabi SAW, Perang Uhud Setelah kaum muslimin…

Sejarah

Peperangan Badar   Diceritakan kaum Muslimin ketika itu…