Shalat ayat
Adalah shalat yang dilaksanakan bila terjadi gerhana matahari, gerhana bulan, gempa bumi, dan hal-hal yang menakutkan seperti; gunung meletus, angina tornado, angin merah, dan sebagainya.
Cara melaksanakan shalat ayat
Cara pertama:
- Niat.
- Takbiratul ihram.
- Membaca surah Al-fatihah dilanjutkan pilihan surah-surah pendek.
- Rukuk.
- Nomor 3 dan 4 diulangi sebanyak 5 kali.
- Sujud 2 kali.
- Rakaat kedua dilakukan berurutan seperti nomor 3-6.
- Tasyahud.
- Salam.
Cara kedua:
Perbedaan yang ada pad acara kedua, yaitu surah Al-fatihah dibaca satu kali pada tiap rakaat, kemudian membaca satu atau dua surah lainnya sebelum rukuk. Sehingga jumlah ayat dalam surah tersebut bias dicicil dalam 5 rukuk.
Contoh:
Setelah membaca surah Al-fatihah, kita membaca bismilla͞hirrah̲ma͞nirroh̲i͞m, qul ‘a’udzu birobbinna͞s, rukuk 1, kembali berdiri, membaca ma͞likinna͞s, rukuk 2, kembali berdiri, membaca ila͞hinna͞s, rukuk 3, kembali berdiri, lalu membaca min syarril was wa͞sil khonnna͞s, rukuk 4, kembali berdiri, lalu membaca alladzi͞ yuwaswisu fi͞ shudu͞rinna͞s minal jinnati wa nna͞s, rukuk 5, berdiri kembali dan sujud.
Demikian halnya pada rakaat kedua dilakukan sama dengan diatas.













